Kumpulan Puisi Cinta Islami Pendek Menyentuh Hati

Cinta Mengalir begitu saja tanpa memandang mata dan usia, Allah ciptakan Cinta sebagai bagian dari karuniaNya di alam dunia. Tanpa cinta sulit kita bisa melihat kehidupan berjalan semestinya. Lewat sajak puisi cinta islami kami coba tuangkan itu semua dalam setiap bait kata-kata puisi cinta islami. Semoga bisa diambil hikmahnya dan menghargai setiap cinta yang diberikan Allah kepada kita semua. Langsung aja yuk lihat puisi cinta islami dibawah ini, sebagai bahan referensi diri

puisi cinta islami

Puisi Cinta Islami Pendek Menyentuh Hati



Rindu lima waktu

Subuh itu aku terjaga,
suara adzan masih sayup berkumandang
namun aku terbangun
oleh suaramu yang masih terngiang di telinga
menyuruhku untuk kembali lelap; usah bersiaga

"tidurlah, aku berangkat, tak usah repot kau antar"

kemudian menutup pintu
setelah mengucap janji untuk kembali datang
sekitar enam purnama menjelang

padahal  baru semalam, kita bertemu
dan mencium tangan usai sujud

Lidahku kelu
menatap lagi sejadah yang membisu
nanti di setiap lima waktu
kan kusebut namamu penuh rindu
--

Ta'aruf luka

aku mungkin serupa dengannya
dan kau pun serupa dengan dia
bahkan mungkin kita serupa dengan rupa lainnya,
sebab kita tak saling mengenali wajah

jika kumau,
bisa saja kupendekkan waktu bertemu
namun aku masih menunggu

Jika Sang Waktu mengizinkan,
kita pasti berjumpa
untuk saling meraba rupa,

lalu kita sama bertanya,
maukah menjadi yang pertama
orang yang mengobati luka.
--


Bidadari yang berlari

Tuhan,
ketika Kau menciptanya
apakah hati-Mu sedang bergembira?

hidung, bibir, jemari
semua dalam pahatan sempurna
bahkan berlebih

atau mungkin
ia salah satu bidadari-Mu
yang melarikan diri dari surga?
--

Izin

apa yang terlihat secara lahiriah
pastilah terbentuk dari jiwa
halus budi
dan manis pekerti
tentu telah lama terlatih di hati

tatap mata yang acap merunduk
manakala ku adu tatap
dan senyum tipis yang selalu kau buang
tiap kali aku memandang
mungkin aku yang pertama
jika kunilai dari lugu itu

aku akan mencoba memantas diri
untuk memiliki hati itu,
atas izin Nya
--

Surga

dan apa Kau mencipta surga juga di bumi?

tidak?

lantas mengapa,
sepanjang jalanan terhampar bunga,
pohon-pohon seketika mengeluarkan buah
bahkan burung-burung bernyanyi gembira
udara semerbak wangi kesturi
orang-orang tersenyum, menyapa ramah
hatiku berbungah

atau setidaknya, begitulah gambaran surga
yang kutemukan ketika bersamanya
--

Tuhan memang senang bercanda

apa yang kupikirkan
acapkali tidak sejalan dengan kenyataan
semua rencana
tak berjalan sempurna

kala mengaduk secangkir kopi
sedetik aku termenung

kurasa Tuhan sedang bercanda
dan setiap hari Dia membuat guyonan
yang membuatku tertawa
tertawa hingga mengeluarkan air mata
--

Hati

dari jutaan ciptaannya
aku bertemu dirimu
dan melalui perputaran waktu
aku mengenali hatimu

seperti sebuah taman firdaus
yang berisi banyak kelembutan yang indah
dan pada keindahan sebuah hati itu
aku menyebut nama-Mu

mahluk yang kau cipta
betapa sempurna
--

Sajak Pendek Religi-Cinta

puisi cinta islami

(1)
Tuhan,
beritahukan padaku
siapa nama malaikat pencatat jodoh
sebab besok aku ingin bertanya
apa dia telah menulis namaku dan namanya
di buku takdir jodoh
--

(2)
Tuhan,
kalau aku bertemu
malaikat pencatat jodoh
aku ingin mengajaknya berbicara empat mata
dan berusaha meyakinkan
bahwa aku kandidat terbaik
untuk seseorang

(3)
Tuhan,
aku sangat ingin tahu
apa malaikat pencatat jodoh
akan menerima gratifikasi?

tapi ini bukan bentuk korupsi
hanya koalisi

(4)
Tuhan,
aku jadi penasaran
ketika jodoh belum datang
padahal sudah petang

apa malaikatmu begitu sibuk
hingga lupa menulis namaku
sebagai jodoh si dia?

(5)
Tuhan,
apakah wanita-wanita
yang dekat padaku sebelum dirinya
adalah jodoh yang datang
namun malaikat berubah pikiran
hingga mereka akhirnya
mengalihkan pilihan

(6)
Tuhan,
apa kau tak kasihan padaku?
bertahun-tahun merayu malaikat
untuk menjadi mak comblang
antara aku dan dirinya
namun malaikat sepertinya menolak
bisakah kau saja yang turun tangan?

(7)
Tuhan,
apakah mereka yang telah menikah
kemudian berpisah,
lalu menemukan pasangan yang baru

karena saat itu
malaikat sedang asyik
bermain bongkar pasang?

(8)
Tuhan,
apakah pasangan yang berbahagia
dan bersama hingga tua itu

karena malaikat juga sedang senang
menyaksikan kisah cinta mereka
sebagaimana dirinya yang sering begadang
menonton drama korea hingga seratus episode
hingga mengabaikan pesanku?

(9)
Tuhan,
terus terang aku iri
kepada mereka yang jodohnya cepat datang

apa karena mereka rajin
mengantri pagi-pagi sekali
seperti CPNS yang takut tidak kebagian kursi?

(10)
Tuhan, maaf..
aku tadi hanya bergurau

aku tidak benar-benar ingin mengintervensi
kerja malaikat pencatat jodoh
sebab semua atas kuasa-Mu
semua atas izin-Mu
takdir kami yang tertulis di Lauh Mahfuzh

tapi Tuhan..
aku benar-benar serius
saat kubilang ingin menjadi jodohnya
--

puisi cinta islami


Pasangan

dan bukankah Dia yang telah menciptakan
segala sesuatu sebagai pasangan
sebagai keseimbangan
agar kehidupan terus berputar

seperti malam kepada siang
gelap kepada terang
suka kepada duka
tawa kepada tangis

dan aku kepada kamu
--

Sabar

tak sabar rasanya
menunggu waktu untuk bersua
sebab rencana yang kita susun selalu buyar
dan hatiku ambyar

minggu berganti
bulan berlalu
tahun terlampaui
aku tak sabar

mungkin kita harus sedikit bertawakal
merayu penguasa waktu
untuk mengijinkan kita bertemu
--

Dik, jangan...

dik, jangan...
jangan buka hijabmu
jangan menampakkan sesuatu
selain kepadaku
aku cemburu

dik, jangan..
tundukkan tatapanmu
jangan memandang pada lelaki lain
selain kepadaku
aku cemburu

dik, jangan
jangan terburu-buru
aku akan sabar menunggu
hingga kita menghadap penghulu
--

Sore

langit memerah pecah
tatkala senja beranjak
dan malam siap menggantikan

aku memandang punggunmu
namun kau tak menghentikan langkah
meski adzan telah tiba

mataku basah
sedemikian rupa tak sabarnya
kau hendak tinggalkan kota
dan meninggalkan jejak luka di mana-mana

Perempuan

yang menjaga dirinya
agar tak di hinakan
membalut beberapa pakaian
hingga tak nampak perhiasan,

ditundukkan pandang
dari mata-mata jalang
dan takkan berucap
selain kalimat penyejuk

perempuan,
kepada sosokmu
aku menyerahkan hidupku
--

La Tahzan

ucapnya seraya memelukku
meminumkan secangkir kalimat petuah,
kepada diriku yang dahaga

setelah mengembara ke seratus benua
tubuhku compang camping
dan jiwa terkoyak
entah apa cukup mencapai surga
atau hanya menuju neraka

kini baru kutahu
menjadi satu denganmu
setelah menghadap penghulu
adalah surgaku yang baru
--

Share this

Puisi Seru Lainnya

Previous
Next Post »