Puisi Cinta Dalam Diam dan Puisi Cinta Menyentuh Hati

Romansa cinta takkan pernah ada habisnya begitu menggoda luapkan emosi jiwa. Puisi cinta merupakan bagian dari ekspresi hati perihal cinta yang begitu terasa merasuk jiwa. Kali ini admin ingin menuliskan beberapa puisi cinta dengan tema puisi cinta dalam diam dan juga puisi cinta yang begitu menyentuh hati. Langsung aja yuk cek puisi cintanya dibawah ini:

Sajak Puisi Cinta Dalam Diam

puisi cinta sejati


1. Bidadari berkemeja putih

Aku menjelma menjadi tokoh pewayangan
manakala kau masuk ke ruangan

Tubuh mungil yang berambut mayang
dengan kemeja putih lengan panjang
yang kau gulung serampangan
benakku mengawang
menemukan separuh rusuk yang hilang

dimana kau jatuhkan selendang
duhai, engkau bidadari kesayangan?
--

2. Sebuah tanya

Kau bercanda,
tertawa,
memeluk,
dan menyapa

Kau juga bercerita,
bercengkrama
berbagi
dan bercinta

Bersamanya.

Lantas...
Dimana aku, kau sembunyikan?
--

3. Pewarta

lapangan sepi
orang-orang pulang
pedagang asongan menghitung laba jualan
banner sponsor mulai diturunkan

kau masih setia
mengetik kata
jari kurus lentik
menari lincah

aku sudah berputar
kuhitung sembilan kali sudah
kau tak jua mengangkat kepala
kurasa lehermu sudah patah

jika aku berputar sekali lagi
dan menggenapi hitungan
maukah kau mengangkat wajah?
--

4. Siluet cinta

cahaya matahari
yang jatuh dari sudut utara
menimpa jendela
tembus lurus memantul dari kaca

kaki jenjang
rambut legam
bibir penuh
kulit seputih susu
siluetmu sempurna

ketika kau menoleh
aku membuang pandang
--

5. Tabungan rindu

ke arah kantin itu
koridor selalu penuh
saat bahu kita bertabrakan
aku merasakan lindu

waktu kelas riuh
kau meminjam buku
saat jari kita bersentuhan
jantungku yang jatuh

dan kau adalah alasan
aku banyak menabung rindu
--

6. Kepadanya

Batu Lapis awal maret
akhir dari musim hujan
di ceruk batu
api unggun malam minggu

sosokmu beradu indah dengan purnama
seperti arca yang terpahat sempurna

aku menyorongkan kayu
mencipta letik api yang menari-nari di udara
menyamarkan mata, agar leluasa
memandang sembunyi, lekuk di pipimu
--

7. Seandainya kau tanya

sementara kau selalu diam
sebab aku khawatir untuk bertanya
suka padaku
atau hanya karena,
tak ada sesiapa disitu

sementara akupun selalu diam
sebab kau juga tak bertanya
suka padamu
atau juga karena,
tak ada sesiapa disitu

lantas kita berpisah
masing-masing berjumpa
orang yang berani untuk bertanya
suka padaku
atau suka padanya
---

8. Bencana musim

aku ingin menyerah
ingin lebih dulu menyapa
tapi aku masih tak suka
kau akan lagi mengulanginya

sayang,
angkat telfonnya
sebab aku ingin bercerita
tentang kebekuan kita
yang akan menjadi pencetus
perubahan iklim dunia
--

9. Segiempat bukan kotak

kita empat sekawan
sekaligus juga dua pasangan

ketika kita berada di satu meja
tawa kita semu
cerita kita jemu
kemudian saling menghindari
untuk berkontak mata

satu pasangan memainkan ponsel
dua ponsel lain bergetar di atas meja
kemudian saling bertukar kabar
pada pasangan yang tak sama

kau bingung?
sini kujelaskan dengan sederhana

aku mencintainya
tapi dia menyayangi yang lainnya
yang disayang jatuh cinta
padaku yang telah berdua

dan yang lebih gila
kami semua duduk satu meja
--

10. Tidak apa

kau bilang
tidak apa jika kita tak bisa bersama

padahal kau adalah tawa
yang kunikmati setiap harinya

kau selalu bilang
tidak apa jika kita tak bisa berdua

padahal kau adalah kumpulan kata
yang kurangkai setiap harinya

kau juga bilang
tidak apa jika kita tak bisa bersua

padahal kau adalah udara
yang kuhirup setiap harinya

kemudian akhirnya kau bilang
tidak apa jika cerita kita sudah tak ada

padahal aku hanya berpura-pura
ketika kubilang aku akan baik-baik saja
--

Puisi Cinta Pendek Menyentuh Hati


puisi cinta

1. Pembunuh nomer satu

Tunggu!

kau menepuk bahu menghentikanku,
aku membisu
kaku,
diam terpaku
menikmati gelenyar abu-abu
sensasi darah membeku

Oksigen keluar serentak
jantungku berhenti berdetak

Ah, kau pasti sudah tahu
senyummu itu, telah berhasil membunuhku.
--

2. Dengarkan aku mencerca

Cinta itu sampah!
rutukku sebal dan membuangnya
kemudian kau mengambil sapu,
dan membersihkannya.

Cinta itu bodoh!
rutukku benci dan mencacinya
kemudian kau mengambil buku,
dan mengajarinya.

Cinta itu buta!
rutukku kembali sambil memakinya
kemudian kau ulurkan tangan,

dan aku, kau temukan.
--

3. Virus

Menakutkan cara virus ini bekerja
ia menggandakan diri dan menyusupi
program data yang kita jalankan
tak akan menyisakan ruang kosong pada folder.

Apa sudah kau deteksi virus dari jenis apa?
mungkin Worm, Trojan, Root kit
atau malah virus Metamophic?
yang bisa merubah kode sendiri
agar susah dideteksi.

Aku berteriak panik,
dan kau hanya berkata santai.

"Tenanglah, ini hanya virus cinta!"
--

4. Kelakar hambar

Kita tak lagi berkelakar
sebab cuaca sedang terpapar
merpati pun enggan berkomentar
sementara kupu-kupu berhenti berkejar

Kita tak lagi berkirim kabar
sebab angin lebih senang menampar
dan cinta kita yang datar
semakin terasa hambar
--

5. Musim bunga

angin telah meniupkan
helai-helai kasih
pada pembuluh nadi kita

dan taburan bunga-bunga kecil
merah jambu
mewarnai hati,
mengakrabkan kita

namun itu seabad yang lalu...
--

6. Setelah musim bunga

dan kini kita saling menatap kaku
sambil berbicara enggan
seakan-akan,
musim semi seabad lalu
tak meninggalkan goresan apa-apa

benarkah?
--

7. Siapa dulu mencintai siapa

'Ra..
apakah kau ingat,
kita pernah berdebat
tentang siapa yang duluan mencintai siapa
mengukur cinta siapa yang lebih besar

aku menamai hari-hari dalam seminggu
semua adalah harimu
dan kau menyebut bagian-bagian tubuhmu
semua milikku

bunga-bunga di dunia seharusnya dinamai setelah namamu
dan kau pun menyebut benda di angkasa adalah prajuritku
yang bertugas menjagamu, atas perintahku

lantas siapa yang duluan mencintai siapa
sebab kurasa aku ada karena ada mu
--

8. Angin yang jatuh cinta kepada bunga

bahwa aku harus bertiup ke arahmu
adalah diluar kuasaku
sebab cintaku tak berupa
leluasa membawamu mengangkasa
--

9. Sajak tiada

aku sedang tidak baik-baik
karena hujan sedang turun

hujan tidak menurunkan air
hujan menurunkan kata-kata

kau adalah sajak
dan kau tiada

hujan menurunkan kata-kata
dan sajak telah tiada
--


10. Hibernasi

kita seperti ini saja dulu
berhibernasi
sambil menumbuhkan bulu-bulu

hingga musim dingin setahun kedepan
bulu-bulu yang panjang
tak lagi membuat kita kedinginan
--

11. Keyword

kata kunci dari hatiku
adalah kamu

sebut saja namamu
maka hati ku terbuka
--

12. Waktu

aku lupa
kapan tepatnya aku mulai mencintai

saat kita selalu bersama
atau ketika kau tak lagi ada
--

13. Pelangi

aku gerimis tipis
dan kau cahaya matahari
ketika kita berjumpa
itulah cinta
--

Itulah tadi beberapa sajak puisi cinta dengan tema cinta dalam diam dan juga puisi cinta yang menyentuh hati, ada makna yang bisa kita jadikan referensi lewat kata-kata puisi cinta. Semoga bisa memberikan inspirasi bagi kita semua tentang dimensi cinta yang sedang kita jalani saat ini... 

Share this

Puisi Seru Lainnya

Previous
Next Post »