Sajak Puisi Cinta Sedih Menanti Sang Kekasih Hati

Haloo para pecinta sajak diseluruh Indonesia kali ini kami akan memberikan beberapa sajak dengan tema sajak cinta sedih menanti sang kekasih hati. Kenapa kami memilih tema ini? karena cinta selalu hadirkan dua sisi: satu sisi membahagiakan satu sisi menyedihkan perasaan, dan kedua hal itu merupakan hal yang wajar, karena kita hidup di alam yang dinamis berubah-ubah

puisi cinta sedih

Oke guys, langsung aja yuk kita lihat sajak puisi cinta sedih dibawah ini, dijamin kalian semua melting bangkitkan imajinasi terliar yang kalian miliki hahahaha lebay ya....:

Sajak Cinta Sedih Penantian Sang Kekasih Hati


1. Victoria Park, senja usai hujan

dan bangku-bangku taman sepi
sebab paving merah pembatas tanaman
dipenuhi genangan

seperti mataku yang basah
usai kalimatmu, menyebrangi samudra

kususuri panjangnya trotoar Causeway Bay
dari stasiun Tin Hau hingga Admiralty
hanya mencari lelah
agar hati tak berdiskusi, sendiri-sendiri

sampai saat ini,
aku masih tak mengerti
bukankah kita telah saling memahami
mengapa kalimatmu tadi,
memintaku untuk berhenti
dan tak lagi saling mencintai?
--

2. Catatan usang sang camar

"aku mencintainya!"
maka kulepaskan tubuhnya dari sayap-sayap cintaku
terbanglah engkau
setinggi langit biru
sejauh bentang samudra

letakkan saja semua rindu
yang pernah kita punya
dan biarkan sang bayu meniupkannya
pada setiap helai mimpi-mimpi kita
(yang terpenggal)
--

3. Lagu satu tahun

hampir setahun
hanya satu lagu yang kuputar berulang-ulang

satu lagu yang membawa ingatanku
akan suaramu

lembut sedikit serak
berdendang,
dengan gitar akustik coklat

hampir setahun
hanya satu lagu itu yang kuputar berulang-ulang

satu lagu yang kau bilang
akan menjadi lagu kita
manakala kau tak ada
lagu itu penggantinya

sudah setahun
hanya satu suara
di lagu itu yang kudengar berulang-ulang

sudah setahun,
setahun sudah...
--

4. Kembaran kita

'Key...
kau bilang
kita kembar yang terpisah raga
tak satu darah
namun dari jiwa yang sama

ketika berdekatan
kita saling menemukan
tatkala berjauhan
kita akan kehilangan

kita mendengarkan lagu yang sama
aku memetik nada dan kau yang bersuara
bercanda dengan lawakan yang sama
bahkan tertawa dengan nada serupa

'Key...
kau bilang
kita kembar yang terpisah raga
tak satu darah
namun dari rasa yang sama

dan ketika aku merindu
apa kau pun punya rindu yang serupa?
--

5. Cerita tentang suatu hari

hari jadimu,
jauh hari sebelumnya telah kupersiapkan:
satu lusin sajak
sebuah lukisan
dan sepatah ucapan
yang akan kuteriakkan dari kejauhan

kuharap mencukupi
bahkan mungkin berkesan...

hari jadimu,
sembilan hari sebelumnya: kau ketuk kediamanku
untuk berikan setetes air
pemadam api
sebuah harapan yang kukobarkan
--

6. Rekonstruksi retaknya hati

bunga berkelopak kuning
yang dihempaskannya pada permukaan belerang
jatuh melayang dan terserak

harum kelopaknya memecah
naik menyengat memenuhi udara
ada beberapa siluet mengambang,
perlahan turun...
rapat menyelimuti,
menyesakkan dada

menghantarkan goresan-goresan tembang
bernadakan gelisah
--

7. Rekonstruksi retaknya hati -2

pada kerinduan yang menghujam
pelataran sunyi mimpi biru

kan kubiarkan saja terpasak dalam
dan menggores-gores helaian cintaku

yang akan meneteskan
kepingan-kepingan sajak sepi
atau rekahan cerita usang

yang akan kutanamkan
pada ladang retak kering
yang kelak bertunas
pucuk-pucuk harapan ungu
--


8. Catatan merah jambu

setelah kucolok,
muntahan kenangan itu berhamburan
dan tubuhku menjadi lemas
tanganku tak berdaya
untuk membuangnya,

maka kubiarkan saja
berserak dihadapanku

sambil kutunggu
angin, terik
hujan
atau badai sekalian
yang akan menyapunya
--

9. Pergilah cinta

pergilah cinta,
kita pernah berkata giris dan sinis
kepada sang waktu
yang telah melahirkannya
di saat yang salah,

cinta pun terbang,
meninggalkan air mata,
tetesan darah
dan percik pijar bara

pergilah cinta,
kita masih berkata giris dan sinis
kepada sang waktu
yang kembali melahirkannya
di saat yang manis
kepada yang diinginkan,

namun cinta enggan terbang,
karna takkan ada air mata,
dan tetesan darah
yang kan mengiringi
pijar dendam usang
yang kan hilang
--

10. Menjemput luka

Siang itu,
lampu merah jalur dua
pinggir trotoar,
kau sapa dia

torehkan duka memanjang
teteskan kepedihan
pudarkan harapan
goyahkan kesadaran,

aku limbung
terluka,
hingga kita berpisah

ujung jalan Xaverius
kuhentikan langkah kita
tapi mampukah,
--

puisi cinta sedih

Sajak Puisi Tentang Cinta yang Hilang


1. Pengisi celah

kukira aku bisa berbahagia
ketika kau selipkan aku ditengah-tengah
diantara barisan kalimat
dusta dan cinta

kau cinta padaku; kau dusta padanya
kau cinta padanya; kau dusta padaku
--

2. Seorang pencuri yang mendustai dirinya

Prolog:
"dengan mengendap-endap
kubawa pulang
bongkahan besar hasil curian
jika dilihat dari kejauhan
ini nampak berkilauan

akan kujaga dengan penuh sukacita
kusimpan dengan tenaga ekstra
kan kulabeli dengan nama cinta
aku mencintainya.."
--

Bab1:
"setiap hari,
aku mengamati
cinta curian yang berhasil kurampas
aku tertawa
dia nampak lengah"
--

Bab2:
jariku melepuh
tersengat racun

sesuatu yang berkilauan
ternyata untaian buluh
--

Bab3:
"tawaku hilang
mulutku juga melepuh
dusta yang diberikannya
adalah dusta yang kumakan"
--

Bab4: 
"aku tak lagi tertawa
dia sudah terjaga"
--

Ending:
"matanya merah
mataku merah
mata dia marah
cintaku berubah
menjadi darah"
--

3. Tabu

aku tahu,
seharusnya aku tidak boleh terbuka
kepada orang baru
kali pertama bertukar cerita

tapi sikap hangatmu
melumerkan kaku
dan senyum di matamu
menghilangkan ragu

hingga kita
sama-sama lupa
atau hanya berpura-pura lupa

akan ada yang terluka
bila kita menjalin cerita
--

4. Cinta tanpa cela 

di ruas jalan Dago,
di depan bangunan kolonial coklat susu
background foto pernikahanmu

di jalan yang sama,
dua tahun sebelumnya
kau bilang kita tak kan berpisah
dan ini akan menjadi jalan milik kita,

aku percaya saja
dan kita pun menjalin kisah tanpa cela
juga kisahmu dengannya
disaat yang sama tanpa terlihat celah

kau yang bajingan,
atau aku yang terlalu gampangan
lantas bisakah dia kusebut murahan
ataukah ini semua hanyalah kebodohan
--

5. Pembenaran cinta

sesuatu yang salah memang selalu nampak indah
tetapi awal dari semua
biasanya akan terlihat sempurna

karna kita melakukan pembenaran
atas nama cinta

bahwasanya cinta tak bisa memilih
akan mengalir begitu saja
bahwasanya hati tak bisa dibelenggu
akan jatuh tanpa kita tahu sebabnya

kalimat-kalimat sampah,
kubilang hanya pembenaran
atas nama cinta,

jika tak bisa memilih
ajarkan untuk memilah
jika tak bisa dibelenggu
letakkan baik-baik pada tempat seharusnya
--

6.  Pendosa

kita sama-sama tahu
dan kita maju tanpa ragu

ada lubang-lubang
dalam perasaan
yang harus kita tambal
secepatnya

seperti menemukan belahan
yang serasi patahannya

kita sama-sama mau
maka kita maju tak lagi ragu

menjadi dua orang pendosa
yang kehilangan Tuhannya
--

7. Cerita kumbang 

kau bilang cerita ini indah
aku pun mengiyakannya
aku bilang cerita ini memabukkan
kau pun mengiyakannya
lantas kita saling membutuhkan
tak mencari cara untuk melupakan

seperti kumbang kepada kembang
tanpa sarang
madu-madu berceceran
kita hiraukan
pemburu menemukan
kitapun hilang
--

8. Ikatan hati

Ares, kekasih hati
seharusnya kita tak perlu membuat banyak kenangan

tapi kau begitu indah
membuatku ingin terus mencinta
dan aku menyediakan diri
untuk kau tinggali

kita sama mengakui
kita saling menyayangi
aku tak ingin berpisah
bisakah tinggal lebih lama

tapi aku harus pulang
kalimat itu yang kau bilang

kau mau berbagi
dan aku ingin membagi
tapi janji suci tak dapat dikhianati
apa yang sudah menjadi satu
tak elok jika dibagi,
maka perpisahan akan menyakiti
seharusnya aku tak mudah berjanji

kini aku tak tahu
bagaimana caranya berlari


Itulah tadi beberapa kumpulan sajak cinta sedih penantian cinta, semoga bisa memberikan referensi serta inspirasi bagi kita semua, jangan lupa untuk share dan follow akun sosial media kami ya...sampai ketemu lagi guys..!

Share this

Puisi Seru Lainnya

Previous
Next Post »