Puisi Cinta Sejati Penuh Makna Romantis

Cinta begitu indah terasa merasuk kedalam jiwa. Lewat untaian kata-kata puisi cinta kita ekspresikan perasaan cinta yang begitu indah dan mendalam. Beriku ini beberapa kumpulan puisi cinta singkat dan juga puisi cinta romantis yang penuh makna dan juga inspirasi cinta pada pasangan kita. Langsung aja yuk kita simak sama-sama puisi cinta dibawah ini:



Puisi Romantis


Puisi Cinta Sejati Penuh Makna

Perjumpaan singkat, namun bermakna

Sudut kota mulai menggeliat
Dengan ragam dan aneka carut marutnya
Deru mesin para pengendara
Saling bersaing mengepulkan asapnya

Ku berbaur dengan bisingnya hari
Melaju menuju tempat rutinitasku
Berderu dan terburu oleh waktu
Kakiku tak mampu berpijak dengan benar

Saat itulah 
Brak !
Bertebaran aneka kertas dan buku di udara
Suara lembut meminta maaf 
Terngiang di telinga
Hati yang hampir naik pitam
Luluh lantak dengan kelembutannya 

Kupungut satu persatu buku dan hamburan kertasku
Tiba-tiba hatiku terperanjat
Tangan halus itu
Menindih tanganku
Saat kita 
Mengambil satu kertas yang sama

Sesaat aku terdiam
Kaku, dan tak bisa bergerak
Lidah kelu, tak bisa berkata
Ada desir yang tak kukenal
Merambati hatiku

Kupandangi parasnya yang terkejut
Bibir merah kalemnya tersenyum simpul
Alis tebal rapinya mengernyit canggung
Dan pipinya, merona karena tersipu
Sesaat kuterpaku pada wajah ayu itu

Namun bunyi alarm jam tanganku
Memaksaku untuk sadar
Agar segera bergegas

Kutinggalkan si gadis ayu itu
Dengan menyisakan tanya
Siapa gerangan dia

Ku harap suatu saat 
Aku dapat bertemu 
Karna tiada yang tau
Siapa kira bila dialah jodohku

Seperti kata para ahli perangkai kata
Pertemuan sekali adalah kebetulan
Dua kali adalah kepastian
Tiga kali adalah takdir

Dan aku ingin dialah takdirku
Walau hanya sejenak
Walau hanya sesaat
Ada keterikatan rasa yang bersemi di sana

------------------------------------------------------------

Amnesia

Gerimis senja
Tiba-tiba bertebaran di langitku
Langkah santaiku
berubah jadi memburu
Lebatnya hujan
memaksaku tuk melaju kian kencang

Kutapaki jalan-jalan basah 
Di sepanjang koridor kampusku
Kulihat sang waktu
Masih jauh dari Jangkauanku
Perlu beberapa saat menunggu
Sampai tiba waktu jam kelasku

Kusumpal telingaku
Dengan lagu-lagu cinta
Yang diri inipun tak tau
Apa itu cinta
Bagaimana rasanya
Hah!
Lagu sampah !

Di benakku
Romantisme hanyalah bualan kata
Hanya asik didengar
Namun tak pernah jadi realita
Dalam hari-hariku
Dalam hidupku

Tiba-tiba
Sesosok pria memeluk dan menumbukku
Erat, terlalu erat
Hingga nafasku tersengal
Sesak !

Dengan serampangan 
Dia merenggutku ke pelukannya
Kemana saja kau sayang
Sudah lama kucari ternyata ada di sini

Tanpa memberi kesempatan tuk berkata
Dia mengecupku bertubi-tubi 
dengan tak tau malu

Hentikan !
Kudorong dia sejadi-jadinya
Kucakar mukanya
Kupukul dia karena berani menjamahku

Kamu sakit sayang
Kamu amnesia
Ini aku
Kekasihmu
Suamimu !

Apa ini !
Suami ?
Menikahpun belum
Aku terperanjat
Tak tau harus bagaimana

Dua sosok tak kukenal lainnya datang
Seorang Wanita tua dan Pria paruh baya
Iya, ini kami 
Orang tuamu

Beberapa ID ditunjukkan
Ya, benar
Ada nama, alamat
Status, foto, dan ...
Akhirnya aku lemas
pasrah

Tuhan, Siapa aku ?
Namun akhirnya disinilah aku
Kembali bertemu 
Dengan cinta yang lama hilang
Dengan keluarga yang lama kurindukan
Inilah jawabannya
Dari rasa hampa yang lama kurasakan

--------------------------------------

Restumu, Bahagiaku

Dalam keremangan lilin 
Dalam alunan musik yang mengalun lirih
Kita terbuai dalam indahnya nuansa cinta
Tak peduli ada beda
Tak peduli tanpa restu
Kita tetap jalani ini

Dengan tak memikirkan apapun
Yang kutau dan kumau
Hanya ada kamu di sini

Kulekatkan erat genggamanku
Kurekatkan dengan lem bila perlu
Agar tak ada satupun yang merintangi
Dan memisahkan kita

Cinta ini terlanjur dalam
Bagaimana bisa bila didangkalkan
Ikatan ini telah melekat kuat 
Bagaimana bisa bila dipisahkan

Bagai Jantung dan detaknya
Bagaimana bisa dihentikan
Yang ada mati
Yang ada binasa
Yang ada ketiadaan kita
Maka, ijinkan kami bersama ya
Ayah, bunda ...

------------------------------------------

Puisi Cinta Romantis Penuh Makna

Lekatnya dirimu, dalam hidupku

Kubuka jendela pagi
Semilir anginnya begitu menenangkan kalbu
Hamparan rumput hijau di taman
Memanjakan mata
Seindah tatapan matamu 

Lalu lalang krumunan orang
Menyapa ramah di depan rumah
Seramah senyummu 

Dimanapun sudut ruang 
Kemanapun diri ini memandang
Serasa menggabarkan dirimu
Ya, selekat itulah bayangmu 
Mewarnai hariku

Kala kurapikan selimut tidurpun
Kuingat saat kau tawarkan syal hangat
Untuk menghalau dinginku yang teramat sangat
Kala kita ke puncak indahnya pendakian 
Ya, selekat itulah kau dalam hatiku

Kuhirup aroma kopi
Dari ruang meja kerja ayah
Itupun melayangkan kenanganku
Saat bersamamu menikmati alunan lagu 
Di cafe tempat kita selalu menghabiskan waktu

Kala hujan, panas, mendung, bahkan desiran angin dari alam
Melayangkan sejuta aroma hadirmu 
di hati, jiwa, nafas, darah, bahkan otakku
Ya, selekat itulah pesonamu dalam tiap jengkal tubuhku

Di rumah, kampus, tempat kerja, dimanapun
Kilasan hadirmu selalu terngiang di suasana itu
Dalam sedih, suka, kesal, terkejut, cemburu, dan diamku
Kamu,cuma kamu yang mengisi di segala rasa
Ya, selekat itulah rasa yang kau berikan padaku

Saat kulihat hal-hal indah
Ingin rasanya kubagi pesonanya
Karena..
Apalah dunia ini tanpamum sayang...
Karena...
Engkaulah warna hidupku
Dari bangun hingga tidurku

Satu kabar darimu
Sangat berarti bagiku
Di manapun keberadaanmu
Membuat ragaku 
Serasa ikut dalam nuansanya
Ya selekat itulah hadirmu dalam hidupku

Aromamu,hangatmu, indahmu
Telah melingkupiku
Seperti candu
Yang ingin kurasa, kurasa, dan kurasa
Indahnya...

-------------------------------------

Hanya ingin kau dan aku saja

Di malam yang makin gulita
Kuterjebak dalam imsonia
Makin kupenjamkan mata
Makin jelas dera rindu di dada

Rebah ke sisi kanan
Tak nyaman
Rebah ke sisi kiri 
Gelisah makin tak terperi
Rasa apakah ini ....

Kutatap ponselku di sudut meja
Mengharap ada dering 
Yang tak dinyana
Namun hanya senyap
Hanya nada pesan grup sosial media
Yang berbunyi liar tiada henti

Sedang apa gerangan dia
Tak tahukah diri didera rindu
Rindu yang mengusik kalbu
Rindu yang penuh bara dan mencekam

Ingin memulai sebuah sapaan
Namun harga diri ini
Terlampau tinggi
Tak layaklah
wanita terlalu dominan
Dalam urusan ungkapan rasa
Harusnya dia, dirinya
Yang mendahului

Malam kian larut
Desir angin malam kian meracau
Membuat kalbu makin galau
Diiringi derai hujan 
Yang makin menambah pilunya rindu

Kasih, alangkah tak peka dirimu
Setidaknya satu kata saja
Agar tenang hatiku
Lelap tidurku
Lenyapkan rinduku

Bib bib...
Nada jadul pesanku berdering
Aku terhenyak
Kupandang seksama pesannya
Darimu, ya darimu
Akhirnya !
Yang kunanti mengabari

Sudah tidur sayang ?
Satu kata itu terasa seperti aliran air sejuk
Menembus relung jantungku
Kutunggu beberapa saat
Tak langsung kujawab

Maaf mengusik tidurmu, 
Mimpi indah sayang
Tiba tiba rasa panik menyeruak
Dengan datar kujawab
Iya, baru saja bangun
Kaget ada pesan masuk

Dari situlah
Kata rindu, cinta dan sayang 
Menghujam sepanjang malam
Seolah kuingin ini tak berakhir
Sampai dini hari bila perlu

Tak puas dengan tulisan mesramu
Kitapun berbincang lama sampai larut
Makin seru dalam balutan rindu
Kita saling tatap via video call

Makin larut
Kita makin terpaut
Makin larut 
Makin dunia kita menggila
Serasa hanya ada kita berdua saja
Di jagat raya

Cinta memang tak pernah puas
Ingin rasanya kupinjam sayap Ibu peri
Agar bisa terbang ke sisimu malam ini
Saling menguntai rindu
Mematrikan kasih
Menuju puncaknya indah berdua
Hanya kau dan aku saja 
Kita berdua saja, kasih...

----------------------------------------------------

Gelora Cinta Masa Muda

Aroma wangi
Menebar di udara pagi
Saat aku asik dalam lamunanku
Di sudut kelasku

Suara riuh teman sebayaku
Menyeruak dan menggema
Oh, ternyata ada dia
Sosok baru di kelasku

Kupersilahkan duduk di depanku
Bibir tipisnya tersenyum ke arahku
Parasnya yang cerah
Memerah saat kukedipkan mata nakalku

Kuberanikan diri untuk menghampiri
Aroma wangi tubuhnya makin tercium jelas
Semakin kulihat dengan dalam
Semakin indah paras itu
Rasanya Enggan beranjak dari sana

Waktu berlalu
Aku dan dia kian dekat, lekat, dan rapat
Tak bosan diri ini mendengar dia bicara
Selalu ada hal baru
Untuk kita ungkap bersama
Ah, indahnya dunia

Kantin sekolah saksi bisu
Kita merajut asmara
Sambil menyantap bakso berdua
Menu yang sama
Namun tak pernah ada kata bosan
Tak penting apalah tempat dan hidangannya
Yang penting adalah dengan siapa
Kita menghabiskan waktu bersama

Gelora cinta muda
Makin kental terasa
Percikan asmara makin meluap di dada
Andai bisa kurengkuh dia seutuhnya
Betapa hati bahagia

Akan kutunggu saatnya
Kureguk manisnya dia
Saat usia dewasa tiba
Dan kupinang dia
Hingga bisa kutumpahkan semua
Segala gelora, hasrat, dan puncak indahnya cinta.
----------------------


Sempurnaku Hanya Denganmu

Cinta memang dahsyat
Merubah duka jadi suka
Muram jadi ceria
Lemah jadi kuat

Begitulah hadirmu
Yang menebarkan keindahan
Di setiap sudut nuansa dalam sukmaku
Membuat anganku menggelayut
Dalam satu asa
Yakni ingin selalu denganmu

Tentangmu memang masih misteri bagiku
Tak bisa kubaca seperti aksara kata
Sedalam apa kasihmu padaku
Namun yang kutahu
Ku bisa menerima semua tentangmu
Baik lebih atau kurangmu

Sering terpampang beberapa pembanding
Namun tetap engkaulah
Kandidat utamanya
Di dalam relungku

Entah apa yang membuatku tergila-gila
Hingga akal sehatku tak lagi bekerja karenanya
Yang kurasa, kaulah satu-satunya
Yang membuatku teperangkap dalam candu
Hingga tenggelam dalam rindu tak berkesudahan

Entah apa yang membuatku merasa
Hanya kau yang bisa memberi cinta sempurna
Yang tak dimiliki oleh orang kebanyakan
Kuharapkan rasa ini tidak salah
Karena bila ini memang salah
Entahlah apa jadinya
Bila hati ini sampai patah

Tetaplah di sisiku sayang
Tetaplah jadi rajaku
Tambatanku
Kasihku
Dan cintaku
Selamanya...

---------------------------------------

Menjadi Yang Terbaik Untukmu

Malam kian larut
Heningnya makin mengigit
Suara hewan malam
Mencoba memecah senyapnya
Agar sang malam tak larut dalam kelam

Namun diri ini masih saja terjaga
Mata sudah ingin terpejam
Namun hati ini merangkak tak tentu arah

Hingga sampailah diri ini
Pada satu ingatan
Saat kupandang sebuah kata
Di dinding kamar

Cinta boleh datang dan pergi
Namun satu yang pasti
Hanyalah yang paling sejati
Tempatmu untuk kembali

Teringat satu sosok kini
Yang sedang mengisi hari-hariku
Yang selalu tabah dalam menerima
Semua hal terburukku

Telah lama diri menjaja
Mencari cinta yang sesungguhnya
Namun semua yang pernah hadir di sisi
Hanya menyisakan hampa

Namun beda dengan dirinya yang satu ini
Tak pernah menuntut
Namun membuatku takut mengecewakan
Tak pernah mengikat
Namun akulah yang terpikat
Tak pernah merengek dengan manja
Namun justru kuingin memberi segalanya

Ya, dia memang istimewa
Tak seperti yang kebanyakan
Yang haus akan perhatian
Dirinya selalu tegar menghadapi apapun

Namun di situlah ku merasa
Ingin selalu ada untuknya
Ketegaranmu
Menyadarkanku
Untuk tetap menjadi yang terbaik
Untukmu, ya, hanya untukmu
---------------------------------------

Happy Anniversary, Sayang

Sudah beberapa periode
Kita menjalin indahnya rasa
Rasa kasih yang kian hangat
Yang bersemi di antara kita

Tak terasa telah 1 tahun berlalu
Serasa baru kemarin
Kunyatakan kekaguman ini
Kusampaikan kemantapan hati
Untuk memilihmu
Sebagai belahan jiwaku

Semoga kian kuat
Makin hebat
Bertambah lekat
Pertalian kasih kita
Karena tak ada
Yang mampu  memberi bahagia
Sebesar ini
melainkan dirimu

Terima kasih telah sabar
Dengan segala egoku
Moody-ku
Cemburu butaku
Keras kepalaku
Dan semua kurangku

Ijinkah kupersembahkan
Hal yang sederhana ini
Untuk mengingat kembali
Masa indah kita
Saat pertama ku mengenalmu
Hingga kini makin menyanjungmu

Tetaplah cantik untukku
Tersenyum indah bersamaku
Menikmati suka dan duka
Bersama
Hanya denganku
Happy Anniversary, Sayang..

-------------------------------------------
  
Sabtu Malam Mingguku

Hari sabtu
Selalu momen yang kutunggu
Karena biasanya
Kita menghabiskan waktu
Untuk memadu rindu
Ingin rasanya kupercepat sang waktu
Agar terbanglah ke masa
Kau di sana yang telah menunggu

Lonceng sekolah telah berdentang
Kulangkahkan kaki dengan tergesa
Karena bayang indahnya masa
Menghabiskan waktu denganmu
Sudah di hadapan mata

Desir angin sore itu
Menyambut riangku
Kuhamburkan semua baju
Untuk kupilih yang terbaik
Agar terlihat kece di matamu

Kupersegar wajah ini
Dengan perlengkapan cantik wanita
Kutebarkan perona dan lipstik jua
Karena Kuingin terlihat sempuran
Dan membuat dirimu ternganga
Saat kita nanti berjumpa

Kulihat diri di cermin lekat-lekat
Agar tak ada yang keliru
Yang bisa bikin diri ini malu

Yang ditunggu akhirnya datang
Suara ketuknya terdengar lantang
Segera kubuka daun pintu
Dengan rasa dag dig dug yang tak tentu

Dan benarlah
Alis tebalnya terangkat
Wajah tampannya tertegun
Maka terungkap seuntai kata
Kamu cantik sekali sayang
Yah, kata yang aku tunggu
Saat kita bertemu

Setangkai bunga mawar segar
Kau bawa pula untukku
Kau memang yang terbaik
Dan membuatku merasa istimewa



Itulah mengapa sabtu malam minggu
Menjadi hari yang diinginkan
Karena masa itulah
Orang yang begitu spesial
Ada di hadapan

Terima kasih sayang
Karena telah menjadi pelindungku
Pelipur laraku
Penenangku
Pengagumku
Yang begitu menyayangiku
Semoga akan tetap seindah ini
Hingga mengukir ikatan janji
Indahnya tali pernikahan

-------------------------------------


Merindu Datangmu

Menjalani hari-hari
Di depanku
Pengapnya kehidupan
Tanpamu
Kehadiranmu itu
Melegakan
Kucoba tuk bersandar
Padamu
Biar sedih berlalu
Nuansa pagi
Rerumputan
Ajak aku
Menikmati hari
Tiada duka lagi
Bersama kekasih hati

Selintas kuterbayang
Pelukanmu
Hangat dan menentramkan
Hatiku
Bisikku dalam kalbu
Datanglah kasih
Dengan mata membasah
Akupun tenggelam dalam haru
Ku tak ingin lara dalam sepi

Sang Mentari
Rimbun bunga
Wangikan hariku
Ajaklah moodku
Ke awan biru

Agar bisa kuhalau mendung
Kujauhkan rintik hujan
Di peraduanku kini
Datanglah kasih
Isilah hari bersama
Agar hilang segala rasa
Yang sedang dalam gundah gulana

Angin lembut menerpa rambut
Seakan kau yang mengusapnya
Dapatkah kau muncul sekarang juga
Menikmati nyanyian alam ini
Bersamaku...

( Terinspirasi dari Lagu “ Biar sepi Bernyanyi”)

---------------------------------

Temui Aku

Engkau berkali mengungkap
Akulah yang terpenting
Akulah cinta terakhirmu
Kau tiba-tiba lenyap
Sudah berhari-hari
Apa kau tahu kumerindu

Dan aku menanti, trus menanti
Tuk bisa mendekapmu seeratnya
Trus berharap Kau kan melangkah ke sini
Secepatnya, sesegera yang kau bisa

Jumpai aku, di tempat biasa
Janganlah terlambat, Waktu ini tak banyak
Aku tak mungkin bisa
Bila kau tak tampak
Semangatku, hanya hingga saat ini, detik ini

( Terinspirasi dari Lagunya Audi-Temui aku )

-----------------------------


 Itulah tadi beberapa puisi cinta sejati dengan makna cinta mendalam yang bisa dijadikan inspirasi tentang cinta. Jangan lupa untuk berlangganan dengan cara subscribe email kalian untuk update puisi cinta seru lainnya ya...


Share this

Puisi Seru Lainnya

Previous
Next Post »